“Sharing Table Talk”

1 Februari 2018

YOLO Table Talk kita adakan di Upnomal Fatmawati, kali ini kita kedatangan teman baru yaitu  Fito , Mirza , dan Syara. Mereka hadir karena ingin mengetahui lebih jauh lagi bisnis jaman now seperti apa yang YOLO jalani dengan keseruannya, kita semua saling memperkenalkan diri satu sama lain, baik yang sudah junior partner maupun dengan teman-teman yang baru datang ke YOLO Table Talk.

Moderator kita kali ini adalah Feno, Feno meminta teman-teman yang baru bergabung, junior partner, dan senior parent untuk sharing-sharing mengenai WHY and WHATnya mereka mau join dibisnis ini dan menjalaninya dan apakah komunitas YOLO membantu mereka semua dalam menjalani bisnis ini.

  • Ryan Mei (New Partner) :

Ryan yang memulai dibisnis ini sering mengalami penolakan tidak menyerah untuk mau sharing kepada teman-temannya diluaran sana, karena Ryan sudah belajar dan tau bahwa semua problem orang diluaran itu sama, yaitu tidak memiliki dana Cash yang cukup untuk Resiko Hidup.

Selama ini Ryan selalu hidup dengan aura negatif seperti : gak percaya dengan motivasi, selalu minder, selalu dikucilkan. Setelah kenal dengan YOLO dan banyak belajar di CI(Cosmis Intelligence)Ryan percaya dan yakin bila Ryan bisa dan bisa menjalankannya dengan lebih percaya diri dan lebih terbuka lagi.

  • Dian (New Partner) :

Dian adalah Mahasiswi dari UNS Surakarta , berawal dari dian ingin kuliah sambil bekerja untuk meringankan biaya orang tua. Dian banyak belajar mengenai bisnis di Allianz, ternyata tak semata-mata hanya penghasilan yang bisa Dian dapatkan disini, tetapi Dian bisa membantu banyak orang diluaran sana untuk paham mengenai Life Insurance. Walaupun baru, Dian sangat terbantu akan adanya Table Talk dan CI. Dian banyak banget belajar disini.

  • Jeffrey (Junior Partner) :

Aku join disini dan mau menjalankan bisnis ini karena aku mengalami pengalaman hidup yang terjadi di kehidupan aku, Ibu aku meninggal karena Breast Cancer, keluarga aku habis-habisan mengeluarkan biaya untuk pengobatan ibu aku, sampai-sampai keluarga aku menjual semua asetnya. Aku tidak mau pengalaman hidup aku ini sampai terjadi lagi ke teman-teman aku lama dan masyarakat Indonesia. Aku mau sharing ke mereka semua bahwa kekayaan yang kita punyapun akan habis jika kita tidak memproteksi aset kita. Intinya jangan pelit sama diri sendiri.

  • Merry (Junior Partner) :

Awalnya aku join disini karena tante aku join lebih dulu di Allianz, aku yang dulu sudah lama ikut kerja sama tanteku akhirnya memutuskan untuk mengikuti jejaknya. Ternyata dibisnis ini aku banyak belajar mengenai kehidupan, Aku sebenernya udah lama join di Allianz, tapi karena aku hamil dan ngurus anak jadinya sempet vakum deh selama 2 tahun, tapi dengan adanya YOLO semangat aku mulai membara lagi karena aku bisa berpartner sama teman-teman yang baru.

  • Ibu Ira (Senior Partner) :

Backgroundku adalah perhotelan, ±15 tahun aku bekerja dibidang perhotelan, tidak hanya bekerja di hotel, aku juga menjalani bisnis lain. Tetapi Setelah aku diperkenalkan Bisnis di Allianz Oleh teman baikku yaitu Icha, aku sangat tertarik, karena dari dulu memang apa yang icha bilang ke aku pasti baik juga buat aku. Ternyata memang benar. ±4 tahun aku bisnis disini, aku mengalami yang namanya percepatan income. tidak cuma percepatan income yg aku dapat, aku yang awalnya ga suka ngomong atau bisa dibilang Introvert, tapi dengan adanya LC dan Table Talk, aku belajar menjadi sosok yang beda.

Diakhir acara kita dibekali ilmu Recruiting oleh kumendan kita ibu icha, cara ini sangat efisien dan sangat keren, buat teman-teman yang kepo, yuk datang ke acara Table Talk Selanjutnya.

 

Kontributor : Hiroshi Sutomo

Kerjasama adalah salah satau yang membuat kesuksesan bersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *