Pendapatan Tetap :

Contohnya karyawan bekerja di suatu perusahaan, tiap bulannya menerima gaji. Kita tahu bahwa kenaikan gaji tidak pasti tiap tahunnya. Kalau perusahaan untung baru ada kenaikan. Estimasi kenaikannya paling sekitar 5-10%.

Begitu si karyawan ini kena resiko hidup, yang datangnya tiba-tiba, apakah Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal atau Tua Pensiun, maka otomatis yang tadinya ada pendapatan tetap malah pendapatannya bisa stop atau sama sekali tidak ada income.

Tetap Berpendapatan :

Ini di luar normal. Ini new normal.

Saat resiko hidup datang, apakah Sakit, Kecelakaan, Cacat, Meninggal, atau Tua Pensiun, disini pendapatannya atau incomenya masih jalan terus. Income itu nantinya bisa diwariskan atau dilegasikan kepada ahli waris (pasangan, anak). Lebih nyaman lagi, dalam beberapa tahun ke depan, pendapatannya menjadi naik.

Jadi mana yang Anda pilih?

Pendapatan Tetap atau Tetap Berpendapatan?

Jika ada suatu cara baru untuk meraih kesempatan besar yang membuat Anda tetap berpendapatan, apakah Anda ingin tahu?

Hubungi kami untuk keterangan lebih lanjut.

Kontributor : Desie. A. Sari

IG : @desie.a.sari

YouTube : Desie A. Sari

2 Comments

  1. Wag ternyata 2 Hal yg berbeda ya…Saya pilih Tetap Berpendapatan ya…sangat menarik tahan lama walaupun diri ini kena Sakit, Pensiun atau Tutup Usia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *