Selamat pagi GRI…

Aku bersyukur ada di Allianz. Aku bersyukur ada di Buss.

Tapi aku bertumbuh karena Gemah Ripah Indonesia.

Hal hal teknis bukan hal rumit untuk kita kuasai, asal kita mau mengikuti kelas minimum seminggu sekali, lalu praktekkan setiap hari. Secara teknis, aku belajar dari Allianz & Buss.

Tapi banyak sekali orang yg berpengetahuan & menguasai semua hal teknis tetapi ga berkembang. Kenapa?

Karena mental spiritual adalah segalanya untuk mencapai kesuksesan di bidang apapun, bukan teknis. Ga ada orang sukses yg mental spiritualnya biasa saja. Dengan caranya masing masing, mereka mengasah kekuatan & kematangan mental spiritualnya.

Aku bersyukur, disadari atau tidak disadari, GRI mengasah semua itu. Dipercaya atau tidak dipercaya, GRI membangun mental spiritual semua orang yg mengikutinya dengan  kesungguhan.

Allianz & Buss mencetak BP.

GRI mencetak leader.

Allianz & Buss mengajari cara mencetak uang, GRI mengajari kita menggunakan uang.

Uang itu bukan segalanya. Uang itu hanya alat. Maka kita selesaikan dulu soal alat ini. Sebab bercocok tanam pun butuh cangkul & sekop, bukan sekedar tangan untuk menggali.

Ga smua BP adalah leader. BP itu hanya posisi. Maka banyak BP yg ga lagi jadi BP.

Tapi leader, selamanya tetap leader. Di manapun ia berada. Bagaimanapun kondisi yg melingkupinya. Sebab seorang leader tidak dikuasai keadaan. Ia menguasai keadaan.

Aku belajar selling & recruiting di Buss & Allianz. Aku belajar menjadi kreatif di Buss & Allianz.

Tapi kreatifitas bukan segalanya. Mental spiritual leadershiplah yg menentukan seberapa jauh kita sanggup berjuang.

Di GRI aku belajar tentang ini. Hanya dengan 1 langkah konkrit: just follow the leader.

Because good leader, is a good follower.

Sampai ketemu di Year & Trip GRI 6-9 Januari 2020.

#nienfitriwirantie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *